Imam Ghazali

7 06 2009

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu sang Imam bertanya :

1. “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?”.
Murid-muridnya menjawab: “Orang tua, guru, kawan dan sahabatnya”.

Imam Ghozali menjelaskan, “Semua jawaban itu benar. Tapi yang paling dekat dengan kita adalah “MATI”. Sebab itu memang janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Ali Imran 185).

2. “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini ?”.
Murid-muridnya menjawab: “Negeri China, bulan, matahari dan bintang-gemintang”.

Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban itu benar. Tapi yang paling benar adalah “MASA LALU”. Walau dengan cara apapun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

3. “Apa yang paling besar di dunia ini ?”.
Murid-muridnya menjawab: “Gunung, bumi, matahari”.

Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban itu benar.Tapi yang paling benar adalah “NAFSU” (Al A`raf 179). Maka kita harus berhat-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa kita ke neraka.

4. “Apa yang paling berat di dunia ini ?”.
Murid-muridnya menjawab: “Besi, gajah”.

Semua jawaban itu benar. Tapi yang paling berat adalah “MEMEGANG AMANAH” (Al Ahzab:72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah tsb., sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena tidak dapat memegang amanahnya.

5. “Apa yang paling ringan di dunia ?”.
Ada yang menjawab: “Kapas, angin, debu dan dedaunan”.

Semua itu benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan sholat. Gara-gara pekerjaan kita meninggalkan sholat, gara-gara bermusyawarah kita meninggalkan sholat.

6. “Apakah yang paling tajam di dunia ?”.
Murid-muridnya menjawab serentak: “Pedang !”.

Imam Ghozali membenarkan, tapi yang paling tajam adalah “Lidah Manusia”. Karena melalui lidahnya, manusia selalu melukai dan menyakiti hati saudaranya sendiri


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: