konflik horizontal atau penegakan hukum

18 01 2010

Beberapa bulan terakhir ini hanya bisa pasrah dan bisa berharap untuk keadaan lalu lintas serta jalan yang bertambah baik, dari mulai sisi infrastuktur seperti kualitas dan kapasitas jalan sampai penegakan hukum yang terjadi di atas jalan tersebut.

Tidak menutup kemungkinan semua pengguna jalan berharap hal yang sama untuk menunjang kehidupan sosial dan individu pengguna jalan tersebut, dimana jalan merupakan salah satu faktor penting untuk memenuhi salah satu sisi ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.

Tetapi apakah kita semua sadar dengan para prilaku pengguna jalan yang ada saat ini, sungguh miris dan sangat mengecewakan. Tidak ada prilaku saling hormat menghormati sesama pengguna jalan dari mulai si miskin sampai si kaya. Dimanakah hal ini akan bermuara dan dari mana hal ini berakar.

Kekerasan yang timbul sesama pengguna jalan sebagai salah satu bentuk prilaku yang timbul akibat tidak saling menghormati nya pengguna jalan tersebut dan juga inkonsistensi para penegak hukum. Peraturan dan segala attribut yang telah di buat semaksimal mungkin masih saja sulit membuat semua orang itu menjadi lebih baik dalam berkendara. Sang penegak hukum pun sulit untuk bisa lari dari paradigma yang telah tertanam di dalamnya. Bayangkan dengan uang 30rb rupiah bisa lolos dari denda tilang yang harusnya di bayarkan sebesar 300rb maksimal.

Jadi lebih baik mana, konflik horizontal atau penegakan hukum yang maksimal untuk bisa membuat jalanan ini lebih aman. Keadaan jalan yang aman, nyaman adalah keinginan kita semua.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: